there's a way! GO FOR IT!


Jumat, 25 Juni 2010

Part 2 : dibalik "Ku Belum Mengenalmu"

yaaaaaah, karena di part 1 sibuk ngedit2 jadi gak sama font-nya = ='
malu deh aku XD

oke, part 2 nya si Arela nih...

Arela berdoa dan berdoa....
akhirnya berita baik pun datang.
salah seorang temannya mengatakan kalu Ridho di terima di universitas negeri terkemuka di Indonesia, jurusan Farmasi.
Arela tahuu kalau seniornya itu sangat menyukai pelajaran Kimia. Arela juga tahu bagaimana Ridho menyukai Taekwondo. Arela tahu betapa perhatiannya Ridho pada juniornya di paskibra.
Arela bisa di bilang mengetahui semua. tetapi Ridho tidak tahu apa-apa tentang Arela yang mengetahui semua, apalagi mengutahui Arela itu siapa.
lagipula siapa peduli?

Arela bersyukur doanya didengar Tuhan. Arela yakin Ridho akan menjadi sarjana yang nomer 1.

Arela, sejak kelas X mempunyai keinginan pada pelajaran Kimia yang ia tidak kuasai.
Arela semakin bersemangat ketika mendengar Ridho masuk Farmasi di universitas impian (walaupun bukan impiannya).
munculah niatan Arela mengejar pangerannya itu. Arela berusaha keras. keras (keras???)

hari itu ia dan teman-temannya berangkat untuk bimbingan belajar.
Arela senang sekali karena seorang seniornya yang baik hati (dan tidak sombong,cantik, imut :* muaah) meminjamkannya Buku Tahunan Sekolah angkatan mereka.
Arela bersemangat karena baru mengetahui nomor telepon Ridho, menatap wajahnya di foto (yang juga dipaksanya untuk disobek. sungguh tidak sopan = =').
dia ber kostum pangeran. ya, pangeran :)

pangeran dari negeri dongeng... Arela hanya akan mengganti kuda putihnya dengan kuda hitam tegap, karena menurutnya ridho sudah cukup terang, dan tak perlu di buat lebih bercahaya.
pangeran yang ada di negeri impian Arela. Arela bukanlah putri, tetapi setidaknya ia punya mimpi untuk menjadi putri dari Ridho.

tersadar dari lamunannya, Arela meneruskan belajarnya.
namun ada yang mengganggunya.
"mengapa tidak di coba saja?"
Arela mengambil HP-nya dan mulai mengetik SMS. ditujukan kepada, Ridho.
Arela bertanya-tanya soal Farmasi, studi obat-obatan yang Arela -jadi- minati.
tidak lama dari itu, Ridho membalasnya. jadilah Arela heboh, semua temannya bertanya padanya. tapi yyang ada dalam pikirannya adalah Ridho.
hari itu, Arela merasa dia lah orang yang paling beruntung di dunia.

suatu hari di bulan juli 2009. Ridho berulang tahun. Arela berdoa semoga Ridho diberikan umur panjang, diberikan kemudahan dalam kuliahnya, dsb. Arela mengiriminya SMS. mungkin bukan yang pertama kali, tetapi untuk Arela, itulah first thing iin the morning that she remember.
hari dimana Tuhan memberikan Ridho, kakak kelas yang memberikan warna pada dunia fana Arela yang Plain. (Arela adik kelas yaaaa = =')


suatu hari, sepulangnya ia dari sekolah, Arela membuka website jejaring sosial-nya. Arela menemukan update Ridho, Teknik, tahun depan. Insya Allah.
Arela senang, namun bersedih. walaupun Arela berdoa untuk yang terbaik, ternyata itu bukanlah apa yang Ridho inginkan.

Arela berdoa kembali pada Tuhan, semoga tahun 2009 adalah tahun ke-emasannya... semoga ia di terima di universitas impiannya.



hari itu, salah satu teman Arela mengatakan banyak sekali alumni 2008 mengunjungi sekolah.
salah satunya adalah Ridho.
Arela melompat kegirangan saat melihat Ridho kembali setelah hampir setahun arela tidak melihatnya.

Arela seperti dibawa kembali masuk ke dalam dimensi Ridho yang menghanyutkan.

(bersambung lagi aaaaaaaaaaaaaah :p)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar